ICAIOS Riset Kasus Perselisihan Lingkungan di Aceh

Murdani Abdullah | 23 October 2014 - 20:45 pm
 
PUSAT Kajian Internasional tentang Aceh dan Kawasan Seputar Lautan India, atau yang lebih dikenal dengan nama International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS), telah melakukan riset berjudul usaha mencari konsensus terhadap perselisihan lingkungan di Aceh. Riset ini mendapat dukungan dana dari Toyota Foundation Jepang.

Riset ini dipimpin langsung oleh Direktur ICAIOS, Dr. Saiful Mahdi, M.Sc, dan Dr. Arskal Salim, peneliti dan staf pengajar di University of Western Sydney, Australia dengan melibatkan peneliti-peneliti di Aceh seperti Sehat Ihsan Sadiqin dan Muhajir Al Fairusy dari UIN Ar-Raniry, Rizanna Rosemary dari Unsyiah, serta Shaummil Hadi, Dara Aldila, Zakiyah, dan M. Nizar dari Aceh Climate Change Studies (ACCeS).

ACCeS adalah kelompok peneliti lingkungan yang menampung alumni pelatihan riset tentang Perubahan Iklim dan Kemiskinan yang dialakukan ICAIOS bersama Ford Foundation dan UNDP Unit Lingkungan pada tahun 2009-2010.

Saiful Mahdi dalam rilisnya mengatakan penelitian dan pengumpulan data di lapangan berlangsung di 5 Kabupaten di Aceh, seperti Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Utara, dan Bener Meriah dengan 8 studi kasus, yakni kasus pembangunan konsensus dari berbagai konflik lingkungan yang terjadi di wilayah tersebut. [Read More][Cached]

PUSAT Kajian Internasional tentang Aceh dan Kawasan Seputar Lautan India, atau yang lebih dikenal dengan nama International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS), telah melakukan riset berjudul usaha mencari konsensus terhadap perselisihan lingkungan di Aceh. Riset ini mendapat dukungan dana dari Toyota Foundation Jepang.

Riset ini dipimpin langsung oleh Direktur ICAIOS, Dr. Saiful Mahdi, M.Sc, dan Dr. Arskal Salim, peneliti dan staf pengajar di University of Western Sydney, Australia dengan melibatkan peneliti-peneliti di Aceh seperti Sehat Ihsan Sadiqin dan Muhajir Al Fairusy dari UIN Ar-Raniry, Rizanna Rosemary dari Unsyiah, serta Shaummil Hadi, Dara Aldila, Zakiyah, dan M. Nizar dari Aceh Climate Change Studies (ACCeS).

ACCeS adalah kelompok peneliti lingkungan yang menampung alumni pelatihan riset tentang Perubahan Iklim dan Kemiskinan yang dialakukan ICAIOS bersama Ford Foundation dan UNDP Unit Lingkungan pada tahun 2009-2010.

- See more at: http://atjehpost.co/articles/read/13437/ICAIOS-Riset-Kasus-Perselisihan-Lingkungan-di-Aceh#sthash.gyy8PbMR.dpuf

PUSAT Kajian Internasional tentang Aceh dan Kawasan Seputar Lautan India, atau yang lebih dikenal dengan nama International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS), telah melakukan riset berjudul usaha mencari konsensus terhadap perselisihan lingkungan di Aceh. Riset ini mendapat dukungan dana dari Toyota Foundation Jepang.

Riset ini dipimpin langsung oleh Direktur ICAIOS, Dr. Saiful Mahdi, M.Sc, dan Dr. Arskal Salim, peneliti dan staf pengajar di University of Western Sydney, Australia dengan melibatkan peneliti-peneliti di Aceh seperti Sehat Ihsan Sadiqin dan Muhajir Al Fairusy dari UIN Ar-Raniry, Rizanna Rosemary dari Unsyiah, serta Shaummil Hadi, Dara Aldila, Zakiyah, dan M. Nizar dari Aceh Climate Change Studies (ACCeS).

ACCeS adalah kelompok peneliti lingkungan yang menampung alumni pelatihan riset tentang Perubahan Iklim dan Kemiskinan yang dialakukan ICAIOS bersama Ford Foundation dan UNDP Unit Lingkungan pada tahun 2009-2010.

- See more at: http://atjehpost.co/articles/read/13437/ICAIOS-Riset-Kasus-Perselisihan-Lingkungan-di-Aceh#sthash.gyy8PbMR.dpuf

PUSAT Kajian Internasional tentang Aceh dan Kawasan Seputar Lautan India, atau yang lebih dikenal dengan nama International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS), telah melakukan riset berjudul usaha mencari konsensus terhadap perselisihan lingkungan di Aceh. Riset ini mendapat dukungan dana dari Toyota Foundation Jepang.

Riset ini dipimpin langsung oleh Direktur ICAIOS, Dr. Saiful Mahdi, M.Sc, dan Dr. Arskal Salim, peneliti dan staf pengajar di University of Western Sydney, Australia dengan melibatkan peneliti-peneliti di Aceh seperti Sehat Ihsan Sadiqin dan Muhajir Al Fairusy dari UIN Ar-Raniry, Rizanna Rosemary dari Unsyiah, serta Shaummil Hadi, Dara Aldila, Zakiyah, dan M. Nizar dari Aceh Climate Change Studies (ACCeS).

ACCeS adalah kelompok peneliti lingkungan yang menampung alumni pelatihan riset tentang Perubahan Iklim dan Kemiskinan yang dialakukan ICAIOS bersama Ford Foundation dan UNDP Unit Lingkungan pada tahun 2009-2010.

- See more at: http://atjehpost.co/articles/read/13437/ICAIOS-Riset-Kasus-Perselisihan-Lingkungan-di-Aceh#sthash.gyy8PbMR.dpuf

PUSAT Kajian Internasional tentang Aceh dan Kawasan Seputar Lautan India, atau yang lebih dikenal dengan nama International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS), telah melakukan riset berjudul usaha mencari konsensus terhadap perselisihan lingkungan di Aceh. Riset ini mendapat dukungan dana dari Toyota Foundation Jepang.

Riset ini dipimpin langsung oleh Direktur ICAIOS, Dr. Saiful Mahdi, M.Sc, dan Dr. Arskal Salim, peneliti dan staf pengajar di University of Western Sydney, Australia dengan melibatkan peneliti-peneliti di Aceh seperti Sehat Ihsan Sadiqin dan Muhajir Al Fairusy dari UIN Ar-Raniry, Rizanna Rosemary dari Unsyiah, serta Shaummil Hadi, Dara Aldila, Zakiyah, dan M. Nizar dari Aceh Climate Change Studies (ACCeS).

ACCeS adalah kelompok peneliti lingkungan yang menampung alumni pelatihan riset tentang Perubahan Iklim dan Kemiskinan yang dialakukan ICAIOS bersama Ford Foundation dan UNDP Unit Lingkungan pada tahun 2009-2010.

- See more at: http://atjehpost.co/articles/read/13437/ICAIOS-Riset-Kasus-Perselisihan-Lingkungan-di-Aceh#sthash.gyy8PbMR.dpuf

PUSAT Kajian Internasional tentang Aceh dan Kawasan Seputar Lautan India, atau yang lebih dikenal dengan nama International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS), telah melakukan riset berjudul usaha mencari konsensus terhadap perselisihan lingkungan di Aceh. Riset ini mendapat dukungan dana dari Toyota Foundation Jepang.

Riset ini dipimpin langsung oleh Direktur ICAIOS, Dr. Saiful Mahdi, M.Sc, dan Dr. Arskal Salim, peneliti dan staf pengajar di University of Western Sydney, Australia dengan melibatkan peneliti-peneliti di Aceh seperti Sehat Ihsan Sadiqin dan Muhajir Al Fairusy dari UIN Ar-Raniry, Rizanna Rosemary dari Unsyiah, serta Shaummil Hadi, Dara Aldila, Zakiyah, dan M. Nizar dari Aceh Climate Change Studies (ACCeS).

ACCeS adalah kelompok peneliti lingkungan yang menampung alumni pelatihan riset tentang Perubahan Iklim dan Kemiskinan yang dialakukan ICAIOS bersama Ford Foundation dan UNDP Unit Lingkungan pada tahun 2009-2010.

- See more at: http://atjehpost.co/articles/read/13437/ICAIOS-Riset-Kasus-Perselisihan-Lingkungan-di-Aceh#sthash.gyy8PbMR.dpuf

PUSAT Kajian Internasional tentang Aceh dan Kawasan Seputar Lautan India, atau yang lebih dikenal dengan nama International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS), telah melakukan riset berjudul usaha mencari konsensus terhadap perselisihan lingkungan di Aceh. Riset ini mendapat dukungan dana dari Toyota Foundation Jepang.

Riset ini dipimpin langsung oleh Direktur ICAIOS, Dr. Saiful Mahdi, M.Sc, dan Dr. Arskal Salim, peneliti dan staf pengajar di University of Western Sydney, Australia dengan melibatkan peneliti-peneliti di Aceh seperti Sehat Ihsan Sadiqin dan Muhajir Al Fairusy dari UIN Ar-Raniry, Rizanna Rosemary dari Unsyiah, serta Shaummil Hadi, Dara Aldila, Zakiyah, dan M. Nizar dari Aceh Climate Change Studies (ACCeS).

ACCeS adalah kelompok peneliti lingkungan yang menampung alumni pelatihan riset tentang Perubahan Iklim dan Kemiskinan yang dialakukan ICAIOS bersama Ford Foundation dan UNDP Unit Lingkungan pada tahun 2009-2010.

- See more at: http://atjehpost.co/articles/read/13437/ICAIOS-Riset-Kasus-Perselisihan-Lingkungan-di-Aceh#sthash.gyy8PbMR.dpuf
 banner 001

 

Call for Article
ICAIOS welcomes scholars and researchers to publish scientific or popular articles. See the article guideline HERE

Want to get more involved with ICAIOS activities?
If yes, complete the form here

Also check our latest Public Discussion and Guest Lecture Series videos
Subscribe us on Youtube  

 

 

 

 

iconKM2

Our Partners

logoGlobed   logo eos  smeru  ccis IDR Perak logo1  ctcs

   PPISB  

pascasarjanauin

  GIZ