Aceh Memiliki Peran Penting Dalam Islamisasi Wilayahnya

aceh-miliki-peran-islamisasiAceh memiliki peran penting dalam Islamisasi wilayahnya

Istanbul - Mehmet Özay mengulas 3 Buku ICAIOS tentang Aceh. Masing-masing karya-karya ini, yang dengan sendirinya layak untuk dipertimbangkan bersama-sama, Özay lebih memilih untuk menawarkan perspektif yang luas. Buku-buku yang diulas yaitu; “From the Ground Up: Perspectives on Post-Tsunami and Post-Conflict Aceh”. (R. Michael Feener & Patrick Daly & Anthony Reid, Leiden: KITLV Press) diterbitkan pada tahun 2010, kemudian diterjemahkan menjadi "Memetakan Masa Lalu Aceh,"(Pustaka Larasan: Bali) mencapai pembaca di tahun 2011. Geografi, seismologi dan makalah konferensi yang berhubungan dengan dengan isu-isu lingkungan pada tahun 2012, Patrick Daly, R. Michael Feener, diedit oleh Anthony Reid, Tentu saja, pertama kampus perguruan tinggi di Aceh, mulai dari pembentukan masyarakat madani, tokoh masyarakat-di antaranya adalah unsur pendidikan Islam tradisional terstruktur Dayah / pesantren lokal (Aceh), dan Pusat (Jakarta) anggota parlemen dan sebagainya. Selanjutnya adalah buku yang berjudul "Local Democracy In Post-Conflict Society: The Case of Aceh Selatan, Indonesia." (Saiful Mahdi & M. Riza Nurdin, Pustaka Larasan: Bali) yang diterbitkan pada tahun 2013. Studi ini merupakan produk dari lembaga-lembaga yang berkerjasama yaitu ICAIOS dan Aceh Institute, yang merupakan lembaga think tank penting di Aceh. "ICAIOS Books Reviewed" (in Turkish)

Komunitas Peduli Darussalam Bersihkan & Hijaukan Lapangan Tugu

gogreen-theglobeKomunitas Peduli Darussalam Bersihkan & Hijaukan Lapangan Tugu

Senin, 28 Januari 2013 03:26 WIB
Banda Aceh - International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) kembali gelar “Go Clean dan Go Green” berkolaborasi dengan Komunitas Peduli Darussalam (KPD) dan Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Minggu pagi (27/1). Selama 1 jam (08.00-09.00) bertempat dilapangan Tugu Darussalam, sebanyak 40 orang dari ketiga organisasi dan komunitas masyarakat tersebut secara bersama-sama berbaris dan mengutip sampah yang dijumpai dan dilalui sepanjang jalan.

Aksi sosial berjamaah kali keempat ini tambah semarak dengan kehadiran anggota keluarga para peserta, termasuk anak-anak kecil yang dengan antusias turut memungut sampah dan memasukkannya dalam plastik berwarna merah.  Hadir pula dalam kegiatan tersebut para dosen, yakni Dr. Nazamuddin (FE Unsyiah) dan dua guru besar, Prof. Dr. Darwis A. Soelaiman, MA (Unsyiah) dan Prof. Yusni Saby (IAIN Ar-Raniry) yang telah mendukung sejak awal kegiatan yang diinisiasi ICAIOS ini. [Read More] [Cached]


Putroe Phang, Taman untuk Kontemplasi

putroe-phangPutroe Phang, Taman untuk Kontemplasi


Arif | Jumat, 1 Februari 2013
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mahasiswa program doktor di Trinity College Dublin, Irlandia, Ibrahim S. Roche mengatakan taman merupakan bagian paling esensial di seluruh Istana Kerajaan Islam.  Begitu halnya dengan Putroe Phang,  taman yang terletak di pusat Kota ini termasuk ke dalam model taman dalam dunia Islam.
Konsep taman dalam Islam, menurut Ibrahim S Roche berbeda dengan Barat. Di Barat, terutama Inggris taman memiliki banyak akses jalan, Taman Islami di istana-istana sultan dibuat untuk sarana beristirahat dan dan kontemplasi untuk mendekatkan diri dengan Allah.  Karenanya, taman-taman di dunia Islam kurang memiliki akses untuk jalan-jalan, seperti hanya Taman Putroe Phang. [Read More] [Cached]

ICAIOS Fasilitasi Diskusi Pengembangan Taman Putroe Phang

fasilitasi-putroe-phangICAIOS Fasilitasi Diskusi Pengembangan Taman Putroe Phang


Banda Aceh – International Centre For Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) mengadakan diskusi tentang Pengembangan Taman Putroe Phang, diskusi tersebut dihadiri oleh sejumlah stakeholder. Diskusi berlangsung selama dua jam itu diadakan di ruang seminar ICAIOS pada Jum,at (01/02/2013).
Dalam pemaparan awal tentang konsep pengembangan Taman Putroe Phang, Ibrahim Roche warga Irlandia yang akan melakukan riset tentang Dayah di Aceh mengatakan ini bahwa Taman Putroe Phang satu dari sekian banyak identitas sejarah Aceh yang masih tinggal yang didasari pada nilai cinta seorang raja kepada permaisurinya, ini semisal Taj Mahal di India. Untuk itu sebisa mungkin setiap pihak mempunyai ketertarikan bagi pengembangan Taman Putroe Phang demi menjaga sejarah Aceh yang masih ada. [Read More] [Cached]

Minggu, Yuk Bersihkan Lapangan Tugu

gcg2

Minggu, Yuk Bersihkan Lapangan Tugu

Arif | Jumat, 25 Januari 2013 17:46 WIB
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Minggu, lusa (27/1/2013), jika Anda belum ada kegiatan, yuk ramai-ramai ikut program "Satu Jam Saja" membersihkan sampah yang di Lapangan Tugu, Darussalam, Banda Aceh.
Acara yang diinisiasi oleh International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) bersama Komunitas Darussalam Peduli (KDP) tersebut akan berlangsung Minggu pagi pukul 08.00 sampai pukul 09.00 WIB
Inisiasi “Gerakan Go Clean & Go Green” ini telah diawali oleh ICAIOS dengan mengutip sampah secara bersama dan ber-saf di lingkungan Wisma Unsyiah dan tugu Darussalam, dan telah mendapatkan apresiasi berbagai lapisan masyarakat Aceh. [Read More] [Cached]


Call for Article
ICAIOS welcomes scholars and researchers to publish scientific or popular articles. See the article guideline HERE

Want to get more involved with ICAIOS activities?
If yes, complete the form here

Also check our latest Public Discussion and Guest Lecture Series videos
Subscribe us on Youtube  

 

iconKM2

Links

logoGlobedlogo eossmeruccis logo newIDRPerakSmall logo1