ETNIK BERSENJATA MYANMAR KUNJUNGI PARTAI ACEH | KOMPAS NEWS ACEH 16/02/2016

 

Kelompok Bersenjata Myanmar Pelajari Perdamaian Aceh

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Subur Dani | Feb 16, 2016, 22:57 WIB

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Tiga kelompok etnik bersenjata api (senpi) dari Myanmar mengunjungi Aceh, sejak Senin (15/12/2016). Kedatangan mereka guna mempelajari proses perdamaian yang telah terwujud di Aceh, setelah konflik berkecamuk puluhan tahun lamanya.  

Ketiga kelompok bersenjata itu merupakan kelompok bersenjata yang telah menandatangani perjanjian genjatan senjata nasional (National Ceasefire Agreement) dengan PemerintahMyanmar.

Ketiganya adalah, Karen National Union/Karen National Liberation Army (KNU/KNLA), Democratic Karen Benevolent Army (DKBA), dan Karen National Union/Karen National Liberation Army Peace Council (KNU/KNLA PC).

Read more: Kelompok Bersenjata Myanmar Pelajari Perdamaian Aceh

Partai Aceh Dukung Kelompok Bersenjata Etnik Karen Berdamai

portalsatu.com - 16 February 2016 16:00

Kunjungan Karen ke Partai acehBANDA ACEH - Tiga kelompok etnik bersenjata (Ethnic Armed Organizations- EAOs) Myanmar, menyambangi markas Partai Aceh Pusat di Banda Aceh, Selasa, 16 Februari 2016. Kedatangan kelompok etnik bersenjata Karen ini untuk mempelajari damai Aceh yang sudah berlangsung selama 10 tahun.

Kelompok yang berasal dari etnik Karen ini adalah kelompok bersenjata yang sudah menandatangani perjanjian gencatan senjata nasional (National Ceasefire Agreement, NCA) Myanmar. Mereka terdiri dari Karen National Union/Karen National Liberation Army (KNU/KNLA), Democratic Karen Benevolent Army (DKBA), dan Karen National Union/Karen National Liberation Army Peace Council (KNU/KNLA PC). Dalam kunjungan ini, kelompok bersenjata terdiri dari 15 pejabat tinggi dan sayap militer kelompok Karen. Mereka dipimpin langsung oleh Jenderal Isaac Po, dan didampingi oleh staf dari Center for Peace and Conflict Studies bekerjasama dengan lembaga riset International Center for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS).

Read more: Partai Aceh Dukung Kelompok Bersenjata Etnik Karen Berdamai

Petinggi Kelompok Bersenjata Myanmar Kunjungi Aceh

antarafoto petinggi kelompok bersenjata myanmar 180216 irp 1 resizeRimanews - Petinggi kelompok bersenjata Myanmar dari Keren National Liberation Army Jenderal Isaac Po berbincang dengan Wakil Walikota di Kota Banda Aceh, Aceh, Rabu (17/02/2016).

Tiga kelompok etnik bersenjata Myanmar terdiri dari 15 pejabat tinggi dan sayap militer kelompok Karen yang dipimpin Jenderal Isaac Po dan difasilitasi aktivis perdamaian dari Center for Peace and Conflict Studies (CPCS) dan lembaga riset International Center for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) mengunjungi Aceh untuk mempelajari MoU perdamiaan Pemerintah Indonesia dengan GAM. [Source]

 

Kelompok Bersenjata Myanmar Belajar Perdamaian di Aceh

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDA ACEH -- Tiga kelompok etnik bersenjata (Ethnic Armed Organizations- EAOs) Myanmar berkunjung ke Aceh untuk bertemu dengan beberapa tokoh dan organisasi guna mempelajari perdamaian yang kini sedang berlangsung di daerah Serambi Makkah itu.

Kelompok bersenjata Karen mengunjungi Kantor Wali Nanggroe dan diterima langsung oleh Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al Haydar di Banda Aceh, Selasa.

Kelompok yang sudah menandatangani perjanjian gencatan senjata nasional (National Ceasefire Agreement, NCA) Myanmar itu terdiri dari Karen National Union (KNU/KNLA), Democratic Karen Benevolent Army (DKBA), dan Karen National Union/Karen National Liberation Army Peace Council (KNU/KNLA PC).

Read more: Kelompok Bersenjata Myanmar Belajar Perdamaian di Aceh

Call for Article
ICAIOS welcomes scholars and researchers to publish scientific or popular articles. See the article guideline HERE

Want to get more involved with ICAIOS activities?
If yes, complete the form here

Also check our latest Public Discussion and Guest Lecture Series videos
Subscribe us on Youtube  

 

iconKM2

Links

logoGlobedlogo eossmeruccis logo newIDRPerakSmall logo1