PILKADA ACEH : JANGAN PILIH PEMIMPIN BUSUK

 

Oleh : Anton Widyanto
Penulis adalah Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh

 

Anton

Tiga belas tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 29 Desember 2003, patung monumen kemerdekaan Jakarta dan hujan yang mengguyur ketika itu menjadi saksi dideklarasikannya Gerakan Nasional Jangan Pilih Politisi Busuk (GNJPPB). Gerakan moral pra pelaksanaan Pemilu 2004 itu didukung penuh oleh beberapa kalangan terkemuka meliputi cendekiawan, politisi, sejarawan, sosiolog, tokoh LSM dan tokoh-tokoh mahasiswa. Tercatat beberapa nama kawakan seperti: (alm) Nurchalis Madjid, Faisal Basri, Anhar Gonggong, Imam B. Prasodjo, Sarwono Kusumaatmaja, Ali Sadikin, Farid R. Faqih, Rico Marbun dll. Gerakan mulia ini pada hakikatnya merupakan gerakan yang “geram” melihat kondisi politik nasional selama ini yang masih coreng moreng dengan segala variasi kebusukan baik pada level politisinya maupun sepak terjang politiknya.

Read more: PILKADA ACEH : JANGAN PILIH PEMIMPIN BUSUK

 banner 001

 

Call for Article
ICAIOS welcomes scholars and researchers to publish scientific or popular articles. See the article guideline HERE

Want to get more involved with ICAIOS activities?
If yes, complete the form here

Also check our latest Public Discussion and Guest Lecture Series videos
Subscribe us on Youtube  

 

 

 

 

Popular Article

iconKM2

Links

logoGlobedlogo eossmeruccis logo newIDRPerakSmall logo1