PDS: Reimagining Bustanussalatin: Revitalisasi Banda Aceh Melalui Warisan Budaya Kota (Urban Heritage)

Banda Aceh adalah salah satu kota tua di Asia Tenggara. Dalam sejarahnya yang panjang, Banda Aceh telah melewati berbagai era dan peristiwa penting, seperti masa kesultanan Aceh Darussalam (1205-1873), masa perang Aceh dan kolonialisasi (1873-1945), masa kemerdekaan, dan yang terakhir adalah tsunami Samudra Hindia tahun 2004. Kini, peninggalan/warisan fisik dari masa lalu tersebut tersebar luas di Kota Banda Aceh dan bertahan di sela pengembangan kota yang baru.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap potensi warisan fisik dan non-fisik Kota Banda Aceh sebagai motor pengembangan kota. Dengan pendekatan desain lanskap, isu preservasi warisan budaya, sistem jejaring kota, ruang terbuka publik serta pariwisata dikaji sebagai bentuk kompromi masa lalu dan masa depan kota.



Judith and her team conducted previously a research on the perception of “the West” by Indonesian called “Beyond Occidentalism”. The main founding was that it is not that central anymore. She then decided to focus on Middle East, which is the rising power in terms of religion for Indonesia. There is three researches in this project: on the Haji, on the TKI and hers on experiences of Indonesian students and alumnis in Middle East and more specifically Cairo.















